PoliklinikSenin-SabtuTelp: 022-7301062


Info Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung

Berita

Berisi seputar info terbaru Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung
Category filter:AllBeritaGaleri
No more posts


Oleh : dr. Herudian Ahmadin, Sp.P (K), FISR

Virus Corona atau COVID-19 yang sedang mewabah ini memang meresahkan hampir seluruh bagian dunia. Virus ini juga secara resmi disebut SARS-CoV-2. Virus ini berbeda dengan virus SARS-Cov lainnya. Bukti menunjukkan bahwa virus corona ini dapat lebih mudah penyebarannya dan dapat bertahan hidup di udara dan di permukaan dalam waktu yang cukup lama. Gejala virus COVID-19 diantaranya adalah batuk, sesak nafas, sakit kepala dan lain-lain. Namun meskipun kamu tidak mengalami gejala tersebut, virus corona dapat berkembang biak di dalam tubuh sehingga menjadikan kamu seorang carrier yang dapat menularkan virus kepada orang lain. Oleh karena itu, penting untuk kamu untuk mengetahui cara pencegahan virus COVID-19 ini apalagi bagi kamu yang masih harus bekerja dan beraktifitas keluar rumah.

1. Mencuci Tangan Sesering Mungkin

Gunakan air hangat dan sabun dan gosok tangan kamu setidaknya selama 20 detik. Pastikan cuci tangan kamu hingga ke pergelangan tangan, sela-sela jari dan di bawah kuku. Kamu juga dapat menggunakan sabun antibakteri dan antivirus. Cucilah tangan kamu beberapa kali sehari, terutama setelah menyentuh apapun termasuk ponsel atau laptop kamu. Selain itu, sedia hand sanitizer jika ingin keluar rumah. Hal ini bisa menjadi cara pencegahan virus utama yang dapat kamu lakukan.

2. Hindari Menyentuh Wajah

SARS-CoV-2 dapat hidup di permukaan yang keras hingga 72 jam. Kamu bisa saja terkena virus setelah kamu menyentuh gagang pintu, selang isi bensin atau bahkan ponsel kamu. Jika hal itu terjadi, hal yang bisa kamu lakukan sebagai cara mencegah virus COVID-19 ini dengan tidak menyentuh bagian wajah dan kepala apapun termasuk mulu, hidung dan mata kamu. Selain itu, hindari juga kebiasaan menggigit kuku karena dapat memberi virus corona ini peluang untuk berpindah dari tangan ke tubuh kamu.

3. Hindari Salaman Atau Bersentuhan Dengan Orang Lain

Demikian pula, hindari menyentuh orang lain. Kontak kulit ke kulit dapat membuat virus SARS-CoV-2 menyebar dari satu orang ke orang lain. Hal ini juga sebagai upaya dalam melakukan social distancing. Untuk melakukan hal ini, kamu bisa pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dengan orang lain, khususnya dengan mereka yang sedang batuk, bersih, dan demam.

4. Hindari Pinjam Meminjam Barang

Jangan berbagi barang-barang pribadi seperti ponsel, makeup, atau sisir. Penting juga untuk tidak menggunakan peralatan makan dan sedotan yang sama dengan orang lain termasuk keluarga kamu sendiri.

5. Tutup Mulut Dan Hidung Saat Batuk Dan Bersin

Gejala virus COVID-19 salah satunya yaitu batuk. Oleh karena itu, meskipun kamu mengidap flu biasa penting untuk menutup hidung dan mulut ketika sedang bersin atau batuk. Jika tidak, kamu bisa menularkan virus flu dan membuat sistem imun orang yang ditularkan menurun. Gunakan tisu atau masker ketika sedang batuk atau bersih, dan jangan lupa untuk selalu mencuci tangan.

6. Bersihkan Barang-Barang Sekitar Kamu

Gunakan desinfektan berbasis alkohol untuk membersihkan permukaan yang keras barang-barang yang sering kamu gunakan seperti meja, gagang pintu, furniture, ponsel, laptop, dan lainnya secara teratur beberapa kali sehari. Jangan lupa, untuk juga menggunakan desinfektan setiap kamu menerima barang dari luar seperti kiriman makanan atau paket.

7. Hindari Keramaian Dan Berkelompok

Berada dalam keramaian atau sekelompok orang membuat kamu akan berpeluang menularkan atau tertular virus COVID-19. Keramaian disini termasuk tempat beribadah karena kamu mungkin harus duduk atau berdiri berdekatan dengan jemaat lain.

8. Hindari Makan Atau Minum Di Tempat Umum

Sekarang bukan waktunya untuk pergi makan. Kamu harus menghindari restoran, coffee shop atau tempat nongkrong lainnya. Karena virus ini dapat ditularkan melalui makanan, peralatan makan seperti piring, sendok dan gelas. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan jasa delivery makanan dari restoran favorit kamu. Perlu diingat untuk memilih makanan yang dimasak hingga matang dan bisa dipanaskan kembali. Panas tinggi (setidaknya 132 ° F / 56 ° C). Karena makanan yang dimasak hingga matang dapat membantu untuk membunuh virus corona. Ini berarti kamu bisa menghindari makanan mentah seperti sushi atau salad.

9. Cuci Bahan Makanan Setelah Dibeli

Cuci selalu bahan makanan yang diperoleh sebelum mengolahnya. Sebab, pada bahan makanan bisa saja terdapat kemungkinan adanya kuman, bakteri, hingga virus COVID-19. Kamu dapat mencuci bahan makanan sebelum disimpan di dalam lemari pendingin dengan menggunakan larutan hidrogen peroksida ataupun cuka yang dapat membunuh bakteri, kuman, dan virus dengan cukup efektif.

10. Gunakan Masker Kain

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menganjurkan untuk semua orang menggunakan masker saat berada di area publik seperti supermarket. Dengan menggunakan masker kain ini kamu sudah bisa mencegah penyebaran virus COVID-19 dari satu orang ke orang yang lain. CDC menginformasikan cara dan instruksi bagaimana kamu bisa membuat masker kain sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan dasar seperti baju yang sudah tidak lagi digunakan dan gunting. Namun perlu diingat ada beberapa hal yang perlu diketahui:

Menggunakan masker saja tidak bisa sepenuhnya melindungi kamu dari virus COVID-19. Kamu perlu juga menjaga kebersihan dan lakukan social distancing sebagai cara mencegah virus corona ini.

Masker kain ini tidak seefektif menggunakan masker medis atau N95. Tapi untuk kamu yang tidak mengalami gejala apapun cukup menggunakan masker kain saja karena masker N95 lebih penting digunakan untuk tenaga medis.

Cuci tangan kamu sebelum dan sesudah menggunakan masker.

Cuci masker setiap habis pemakaian.

Kamu bisa mentransfer virus dari tangan ke masker yang kamu gunakan. Hindari menyentuh bagian depan masker.

Masker tidak dianjurkan digunakan oleh anak dibawah 2 tahun atau orang yang belum bisa atau kesulitan menggunakan atau melepas masker sendiri.

11. Lakukan Stay Dirumah Aja Jika Sedang Sakit

Hubungi tenaga medis jika kamu mengalami gejala virus COVID-19. Penting untuk kamu untuk karantina sendiri dirumah sampai kesehatan pulih kembali. Hindari duduk, tidur, atau makan bersama orang rumah lainnya. Gunakan masker dan cuci tangan sesering mungkin.

Melakukan cara pencegahan virus COVID-19 ini sangat membantu dalam menghambat penyebaran virus. Mempraktikkan kebersihan yang baik, mengikuti pedoman ini, dan mendorong teman dan keluarga kamu untuk melakukan hal yang sama akan sangat membantu dalam mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2.

Note :

(dr. Herudian Ahmadin, Sp.P (K), FISR, praktek di RS Muhammadiyah Bandung, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi WA/Telegram : 088289488745 di hari kerja Kami/Media Online RSMB, 03-02-21)


WhatsApp-Image-2019-07-31-at-08.08.01-1-1024x585.jpeg



Bandung, 8 Februari 201818—RS. Muhammadiyah resmi menandatangani MoU kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandung. MoU kerjsama ini merupakan MoU ke-4 (empat), dimana sejak tahun 2014 RS. Muhammadiyah sudah bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien peserta BPJS. Data BPJS Watch disebutkan bahwa secara nasional ada 2.738 rumah sakit milik pemerintah dan swasta, namun yang sudah bekerja sama atau bermitra dengan BPJS baru 2.156 rumah sakit, salah satunya adalah RS. Muhammadiyah Bandung.

RS. Muhammadiyah Bandung berbahagia dapat berperan aktif dalam program pemerintah terutama dalam bidang kesehatan. dr. Hj. Tety H. Rahim Sp.THT-KL., M.Kes., MH.Kes selaku direktur RS menyampaikan “MoU ini merupakan komitmen RS. Muhammadiyah Bandung terhadap program pemerintah dalam bidang kesehatan sekaligus juga komitmen rumah sakit terhadap kemanusian apalagi RS. Muhammadiyah merupakan rumah sakit milik umat islam dalam hal ini milik ormas muhammadiyah yang tentu saja mempunyai komitmen yang tinggi terhadap kebutuhan umat dalam hal ini kesehatan.”

Sebagai salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Bandung, RS. Muhammadiyah berusaha sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat tak terkecuali dalam hal ini pemegang kartu BPJS. Maka dari itu kebijakan manajemen RS. Muhammadiyah Bandung tidak menarik selisih biaya layanan kepada pasien BPJS dan tidak membeda-bedakan pelayanan terhadap pasien baik pasien umum, kontraktor maupun BPJS. Masyarakat dihimbau tidak perlu ragu dan khawatir akan ditolak pengobatannya di rumah sakit muhammadiyah Bandung asalkan sudah sesuai dengan aturan rujukan yang telah ditentukan oleh BPJS Kesehatan sebagai lembaga penyelenggara jaminan kesehatan.

Masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan mempunyai kartu BPJS kesehatan dipersilahkan untuk berobat di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung tentu sebelumnya telah memenuhi persyaratan dan alur pelayanan yang telah ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan sebaik-bainya kepada seluruh masyarakat tak terkecuali dalam hal ini peserta BPJS kesehatan sesuai dengan motto kami melayani dengan nurani.



Kunjungi Media Sosial Kami


Kunjungi Media Sosial Kami


© Copyright 2026 - Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung.