PoliklinikSenin-SabtuTelp: 022-7301062


Info Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung

Berita

Berisi seputar info terbaru Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung
Category filter:AllBeritaGaleri
No more posts


Bandung, 18 Juli 2026 – RS Muhammadiyah Bandung (RSMB) berkolaborasi dengan SiCepat Ekspres menggelar kegiatan Khitanan Massal yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) di SiCepat Ekspres Bandung Sortation, Jl. Moch. Toha No. KM, RW. 6, Pasawahan, Bandung.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial SiCepat Ekspres bersama RS Muhammadiyah Bandung dalam memberikan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang akan menjalani khitan.

Dalam pelaksanaannya, SiCepat Ekspres menggandeng tim medis RS Muhammadiyah Bandung untuk memberikan pelayanan khitan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan standar pelayanan medis. Selain tindakan khitan, peserta juga mendapatkan pendampingan selama proses berlangsung.

Kegiatan ini berhasil melayani 22 anak yang mengikuti khitan massal. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar berkat sinergi antara panitia, tenaga kesehatan, serta dukungan dari para orang tua peserta.

Melalui kegiatan ini, RS Muhammadiyah Bandung dan SiCepat Ekspres berharap kolaborasi dalam program-program sosial di bidang kesehatan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Khitanan massal ini juga menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kedua pihak dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada sesama.



Bandung, 14 Juli 2026 — RS Muhammadiyah Bandung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) pada Selasa (14/7/2026) di Auditorium RS Muhammadiyah Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh Tim PONEK, jejaring Faskes RS Muhammadiyah Bandung, serta tenaga kesehatan terkait sebagai upaya memastikan mutu pelayanan kegawatdaruratan ibu dan bayi berjalan sesuai standar.

Selain pelaksanaan monitoring dan evaluasi, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi ilmiah. dr. Nina Surtiretna, Sp.A(K), Subsp.Neo(K), M.Kes selaku Ketua Tim PONEK RS Muhammadiyah Bandung menyampaikan materi mengenai kegawatdaruratan neonatal, sementara dr. Amarendra Nandiwhardana, Sp.OG, dokter spesialis obstetri dan ginekologi RS Muhammadiyah Bandung, memaparkan materi tentang hipertensi dalam masa kehamilan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam penanganan kasus maternal dan neonatal.

MONEV dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan PONEK, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antarprofesi semakin optimal sehingga pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dapat diberikan secara cepat, tepat, dan berkualitas demi meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.


WhatsApp-Image-2024-12-12-at-13.29.24-1.jpeg

Penyakit diabetes merupakan penyakit kronis dimana angka penderitanya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, penyakit ini ditandai dengan adanya kadar gula dalam darah melebihi nilai normal.
Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan komplikasi yang serius dan menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan tubuh.
Sebagai salah satu bentuk komitmen dan kepedulian Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung (RSMB) terhadap penyakit diabetes, pada hari kamis tanggal 12 Desember 2024 Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung mengadakan acara launching layanan Diabetes Center yang bertempat di Gedung Raudhah Lantai 3 RS Muhammadiyah Bandung yang dibuka secara resmi oleh dr.M.Kautsar Boisoirie Sp.M (K). MM sebagai direktur utama RS Muhammadiyah Bandung.
Dalam sambutannya, dr. Kautsar Boesoirie Sp.M.(K).,MM menyampaikan bahwa jumlah penduduk di Indonesia  sekitar 270 Juta dan 19,7 Juta penderita Diabetes dan indonesia sendiri ranking ke 5 angka diabetes di dunia.
Beliau juga mengingatkan bahwa diabetes tidak hanya menyerang orang tua saja, anak muda juga bisa terkena diabetes.
“Pasien saya mahasiswa umur 17 tahun ketika di cek mata ternyata mengalami kebutaan akibat diabetes,” ujarnya.
Dan beliau juga mengingatkan kita harus mengantisipasi diabetes ini pada diri kita dan juga pada keluarga kita.
Layanan Diabetes Center ini diselenggarakan dalam rangka mempermudah para pasien diabetes untuk mendapatkan pelayanan dalam satu kali jalan sehingga semua pemeriksaan dan layanan dapat terfasilitasi semua.
Harapannya penduduk kota Bandung yang mempunyai penyakit diabetes dapat mendapatkan pelayanan diabetes melitus dengan lebih mudah.
Acara launcing ini disamping dihadiri oleh jajaran direksi dan dokter-dokter di RS Muhammadiyah Bandung, dihadiri juga oleh perwakilan pengurus dan anggota Persadi Jawa Barat serta perwakilan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat 1 yang berada di Kota Bandung.
Dalam pelayanan Diabetes Center ini RS Muhammadiyah Bandung telah mempunyai fasilitas-fasilitas penunjang seperti sumber daya dokter, ruangan serta peralatan medis yang mendukung.
Prof. DR.dr Hikamat Permana, Sp.PD (K). FINASIM merupakan salah satu dokter konsulen endokrin yang ada di RS Muhammadiyah Bandung beserta beberpa dokter spesialis lain yang siap untuk memberikan pelayanan terhadap pasien-pasien diabetes secara konperhensif.
Disamping pelayanan dan perawatan di rumah sakit, RS Muhammadiyah Bandung mempunyai layanan Home Care yang dapat menjadi alternatif bagi pasien yang tidak bisa datang ke rumah sakit sehingga pengobatan dan perawatan harus dilakukan di rumah.
Rumah Sakit Muhammadiyah bandung akan terus melakukan inovasi dan pengembangan layanan untuk memberikan kemanfaatan untuk umat sesuai dengan visi dan misi rumah sakit.
#RS Muhammadiyah Bandung Berikan Maslahat Untuk Umat

WhatsApp-Image-2024-12-03-at-15.26.28_4a229cd9-1200x679.jpg

RSMB – RS Muhammadiyah Bandung bersama Bank Panin Dubai Syariah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis untuk warga Bandung dan sekitarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 Desember 2024 dalam rangka perayaan milad RS Muhammadiyah Bandung yang ke 56 dan milad Bank Panin Dubai Syariah Tbk ke 15.
Sebelumnya ada 176 orang yang mendaftar untuk mengikuti program operasi katarak namun setelah dilakukan screening atau pemeriksaan secara 2 tahap, terjaringlah 40 pasien yang memenuhi syarat.
dr. M.Kautsar Boesoirie,Sp.M (K),MM selaku Direktur Utama RS Muhammadiyah Bandung mengatakan bahwa sebagai dokter mata, beliau ikut merasa bahagia ketika melihat para pasien penerima bakti sosial ini bisa kembali melihat dengan jelas, hal tersebut mengingatkan beliau ketika dulu mengobati pasien katarak.
“Saya tidak bisa membayangkan betapa senangnya ketika perban matanya dibuka, dan bisa melihat dengan jelas kembali setelah di operasi,” ujarnya.
Selain itu, beliau juga sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat seperti Bank Panin Dubai Syariah Tbk dan Inisiatif Zakat Indonesia yang telah ikut serta dalam bermasalahat bagi umat di RS Muhammadiyah Bandung.
Tidak hanya itu, dr. M.Kautsar Boesoirie,Sp.M (K),MM juga mengatakan bahwa acara ini menjadi bagian dari komitmen kontribusi nyata rumah sakit Muhammadiyah Bandung dalam  menanggulangi kebutaaan akibat katarak,  mengingat Indonesia menempati peringkat ke-3 setelah China dan India dalam kasus kebutaan karena katarak.
“Data tahun 2020,  Indonesia menempati urutan ke 3 setelah India dan Cina dalam jumlah kebutaan. Kebutaan  di Indonesia sebanyak 1,6 juta orang, dan 1,3 juta diantaranya disebabkan oleh katarak.
Oleh sebab itu penanganan penderita katarak menjadi prioritas dalam menurunkan angka kebutaan  di Indonesia.
RS Muhammadiyah Bandung dalam hal ini berkomitmen untuk berkontribusi secara nyata dalam penanggulangan buta katarak.
Tanggal 2 Desember 2024, RS. Muhammadiyah Bandung bekerjasama dengan Panin Dubai Syariah Bandung dan Inisiatif Zakat Indonesia melakukan operasi baksos operasi katarak sebanyak 40 mata,” tuturnya.
Penulis: andika pratama Muhammad kamaludin

HARI-KESEHATAN-NASIONAL.jpg

Sahabat Sehat RSMB, Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun ini merupakan peringatan yang ke-60, dengan tema Gerak Bersama, Sehat Bersama. Hari ini bukan hanya sekedar perayaan, tapi juga pengingat bagi kita semua betapa berharganya untuk merawat tubuh, pikiran, dan hati kita. Mulai dari sekarang, pilih hidup sehat untuk masa depan yang lebih baik. Selamat Hari Kesehatan Nasional !

RS. Muhammadiyah Bandung, Berikan Maslahat Untuk Umat.

 



Kunjungi Media Sosial Kami


Kunjungi Media Sosial Kami


© Copyright 2026 - Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung.